Thursday, April 12, 2018

Viral! Jalanan di India Tiba-Tiba "Meleleh"

Viral! Jalanan di India Tiba-Tiba "Meleleh"

India Akhir-akhir ini dilanda cuaca buruk, Di India setiap musim panas tiba, Cuaca panas akan menyebabkan dampak yang fatal bagi banyak orang di sana. Tidak jarang kita temui orang yang kurang mampu mati karena kepanasan.

Baca Juga : Buffon Diusir Wasit, Gol Ronaldo Antar Real Ke Semifinal


Beberapa waktu lalu, peningkatan suhu yang tiba-tiba di India karena gelombang panas telah menyebabkan lebih dari seribu orang meninggal dalam jangka waktu satu minggu.

Bahkan beberapa ruas jalan pun rusak karena suhu panas, cuaca panas di sana mencapai 45 derajat Celcius yang menyebabkan jalan di New Delhi " Meleleh ". pola2 zebra vross pun menjadi seperti ini  : 


Apakah es yang dibawanya akan selamat sampai tujuan atau meleleh di jalan?



Daerah yang terkena dampak paling serius dari gelombang panas adalah Andhra Pradesh. Lebih dari 900 orang meninggal sejak terjadi peningkatan suhu yang tiba-tiba. 

Situasi di Telangana pun tidak lebih baik. Suhu setinggi 48 derajat Celcius tidak memungkinkan orang untuk menghindar dan lebih dari 200 orang terbunuh karenanya. Pemerintah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat dan berharap bahwa setiap orang sebisa mungkin tinggal di dalam rumah atau di dalam ruangan. 

Namun, karena kurangnya pasokan listrik, suhu di dalam ruangan juga tidak berbeda jauh dengan di luar. Banyak orang memilih untuk main air.



Mereka yang masih harus bekerja di luar ruangan pun bisa mungkin melkukan tindakan anti dehidrasi.


Mandi Untuk Menyesuaikan Tubuh,



Beberapa orang mengatakan bahwa walaupun mereka tinggal di dalam rumah sepanjang hari dan mandi 6 kali sehari, hal tersebut tetap tidak bisa memberikan kenyamanan. 

Banyak perusahaan memproduksi lebih banyak AC untuk dijual, tetapi jaringan listrik India malah dalam keadaan rusak untuk waktu yang lama.



Domba berkumpul di kolam yang gersang.


Entah sungai ini bisa bertahan hingga berapa lama lagi..


Banyak jumlah korban menyebabkan rumah sakit itu sesak dan staf medis sangat sibuk. Petugas kesehatan mengatakan bahwa sebagian besar korban meninggal akibat gelombang panas adalah orang tua dan orang miskin. 

Mereka tidak tahu bahaya stroke akibat suhu panas dan tidak menerima pengobatan pada waktunya, karena itu, mereka meninggal. 

Mereka yang masih bekerja di luar ruangan juga sangat berbahaya. Badan Meteorologi India percaya bahwa gelombang panas disebabkan oleh angin panas yang bertiup di Gurun Thar di Rajasthan, India Barat. 

Suhu masih akan terus naik dan hanya hujan yang dapat meredakan kekeringan ini. Namun, sebelum hujan tiba, gelombang panas lainnya masih akan berdatangan.

Jalanan "meleleh" dan begitu banyak orang meninggal. Apakah akhir zaman akan segera tiba?

No comments:

Post a Comment